Tampilkan postingan dengan label Nusantara Mengaji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nusantara Mengaji. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2016

Bupati Buka Kegiatan Nusantara Mengaji

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si, Sabtu, 7 Mei 2016 membuka kegiatan Nusantara Mengaji yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Manan desa Kauman Kecamatan Kauman. Dalam acara yang ditandai dengan penyerahan Kitab Al-Qur’an dari Wakil Ketua DPRD Tulungagung Adib Makarim kepada Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si, ini diikuti ribuan santri dan santriwati pondok pesantren Al Manan desa Kauman Kecamatan Kauman.

Dalam laporannya, ketua panitia kegiatan Adib Makarim diantaranya mengatakan bahwa maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini karena kepedulian warga masyarakat terutama umat Islam ( NU ) terhadap bangsa dan negara yang akhir –akhir ini sering ditimpa musibah / bencana. Adib juga menjelaskan bahwa dalam acara Nusantara Mengaji kali ini diikuti oleh warga NU, satri / santriwati se-Indonesia dengan jumlah kurang lebih 713.339 warga NU yang terdapat pada 401 Kabupaten/ Kota yang ada di Indonesia.

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si, dalam sambutannya diantaranya mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan pedoman dan pegangan bagi seluruh umat manusia (tidak terbatas hanya kepada umat muslim saja). Pedoman dan pegangan inilah yang akan menuntun kita kearah yang lebih baik untuk mendapatkan rahmat dan kebaikan dari Allah AWT.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa banyak manfaat dari membaca Al-Qur’an bagi kehidupan, antara lain dengan membaca Al-Qur’an akan menjadi manusia yang baik, ini karena orang yang terbaik di dunia ini bukanlah orang-orang yang mempunyai derajat tertinggi, bukan pula orang yang memiliki harta kekayaan yang berlebihan, tetapi orang yang terbaik disisi Allah SWT adalah orang yang mau belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain. Dengan membaca Al-Qur’an akan memberikan kedamaian dan ketenangan, sebagaimana hadist Rasulullah “Tidaklah berkumpul suatu kaum dalam satu rumah Allah untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an kecuali turun atas mereka sakinah dan rahmad serta diliputi oleh masyarakat”, dengan membaca Al-Qur’an akan mendapatkan derajat yang lebih tinggi, sebagaimana Hadist Rasulullah : “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat”, serta dengan membaca Al-Qur’an akan membersihkan penyakit hati, yaitu penyakit yang bersifat batiniyah atau rohaniyah, seperti sombong, riya’, tamak, dan lain sebagainya.

Bupati juga berharap agar kegiatan Nusantara Mengaji Khatam 300.000 seperti ini dapat dilaksanakan dengan istiqomah dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini Kabupaten Tulungagung terus dalam kondisi yang aman, tentram dan kondusif, dijauhkan dari berbagai macam musibah maupun bencana alam mulai hari ini hingga seterusnya. (Nug/Humas/tulungagung.go.id)
Share:

Kamis, 05 Mei 2016

Enam Menteri Hadir di Nusantara Mengaji

Jakarta – ENAM orang Menteri Kabinet Kerja dipastikan menghadiri kegiatan gerakan Nusantara Mengaji yang diinisiatori H Abdul Muhaimin Iskandar pada 7-8 Mei 2016. Mereka adalah Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Marwan Jafar, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri.

“Keenam menteri ini sudah dipastikan menghadiri kegiatan Nusantara Mengaji, baik dihari H maupun dipenutupan. Yang pasti mereka bersedia hadir pada tanggal 7-8 Mei karena Nusantara Mengaji merupakan gerakan agama yang memiliki niatan suci mendoakan bangsa Indonesia,” kata Koordinator Nasional (Kornas) Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Bahkan, kata Jazil — sapaan akrab Jazilul Fawaid, keenam menteri tersebut telah mendapat jatah wilayah yang akan disambangi pada saat pembukaan Nusantara Mengaji dengan 300 ribu khataman serentak di Indonesia pada pukul 19.00 WIB. Jazil mencontohkan, Menko Perekonomian Darmin Nasution akan hadir di wilayah Kudus, Menkominfo Rudiantara di Brebes dan Mendes PDTT Marwan Jafar di Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

“Untuk Menko Perekonomian, Menkominfo, Menpora, Menristek Dikti dan Menaker hadir pada tanggal 7 Mei saat dimulainya khataman serentak di seluruh Indonesia. Sedangkan Mendes PDTT hadir pada tanggal 8 Mei 2016 di acara penutupan,” ujar Jazil.

Selain keenam menteri tersebut, kata Jazil, gerakan Nusantara Mengaji juga akan didukung penuh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, Sekretaris PBNU Helmy Faisal Zaini, Penasihat Kornas Nusantara Mengaji KH Ahsin Sakho, KH Syarif Rahmat, Hj Maria Ulva, KH Usfuri Anshor dan para ulama lainnya.

“Ketua Umum PBNU, Seretaris PBNU dan penasihat Kornas Nusantara Mengaji juga telah mendapat jatah wilayah yang akan mereka sambangi saat dilakukan pembukaan dan penutupan. Kami menyadari betul bahwa partisipasi tokoh agama dalam gerakan Nusantara Mengaji dapat mempercepat gerakan budaya ini, mengembalikan roh bangsa Indonesia sesungguhnya,” kata Jazil.

Pernyatan Jazil diamini Sekretaris Kornas Nusantara Mengaji, M Hasanuddin Wahid. Menurut Hasan, persiapan gerakan Nusantara Mengaji sampai hari ini telah mencapai 90 persen. Bahkan, pendaftaran via online melalui website Nusantara Mengaji sudah mencapai angka 34.998 pendaftar.

“Sekarang ini kita telah memasuki pembagian juz bagi perorangan yang mendaftar via online. Namun, bagi mereka yang mendaftar secara berkelompok, mereka cukup mendaftar saja, karena yang menentukan juz mereka sendiri,” tandas Hasan.
Share:

Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Puji Inisiator Nusantara Mengaji

Sidoarjo – PENGASUH Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat Sidoarjo, KH Agoes Ali Masykur memberikan pujian kepada inisiator Nusantara Mengaji, H Abdul Muhaimin Iskandar yang memiliki ide dan gagasan melakukan khataman Alquran sebanyak 300 ribu kali secara serentak se-Indonesia pada 7-8 Mei 2016.

“Khataman Quran sebanyak 300 ribu kali secara serentak se-Indonesia sungguh-sungguh brilian. Semoga dalam pelaksanaanya tidak ada halangan berarti. Berjalan mulus,” katanya, Selasa (3/5/2016).

KH Agoes pun mengimbau kepada seluruh umat muslim di nusantara untuk turut serta dalam kegiatan bertajuk Nusantara Mengaji ini. Apalagi, ungkap KH Agoes, Nusantara Mengaji bertujuan mendoakan bangsa Indonesia keluar dari persoalan pelik.

“Semoga doa dan permintaan kita pada saat mengaji serentak dikabulkan Alloh. Dan, saya yakin doa mereka-mereka yang melakukan pengajian serentan akan makbul,” ucapnya.

Pernyataan KH Agoes dilontarkan saat ngobrol langsung dengan Inisiator Nusantara Mengaji H Abdul Muhaimin Iskandar, Sekretaris Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faisal Zaini dan para pengurus lainnya.
Share:

Rabu, 04 Mei 2016

Pembukaan Nusantara Mengaji Dipusatkan di Jember

Jakarta - GERAKAN Nusantara Mengaji sudah bergema di seantero Nusantara. Menjelang pembukaan yang akan dipusatkan di Jember, Jawa Timur pada 7 Mei 2016, Panitia Nasional Nusantara Mengaji terus berikhtiar agar pelaksanaan acara Nusantara Mengaji berjalan dengan sukses.

Ketua Koordiator Nasional Nusatara Mengaji, Jazilul Fawaid mengatakan bahwa Nusantara Mengaji dilaksanakan di ribuan titik seluruh nusantara. Namun ada delapan lokasi yang akan dimobilisasi secara maksimal dan dihadiri oleh sejumlah menteri, bupati serta gubernur.

“Pembukaan akan dilaksanakan pada 7 Mei di Alun-alun Jember, Jawa Timur. 30 ribu jamaah akan berkumpul dan mengaji bersama. Mereka adalah jamaah yang berdatangan secara sukarela,” kata Jazilul, Minggu (1/5/2016).

Menurut Jazilul, pembukaan Nusantara Mengaji sekaligus menandai dimulainya khataman Alquran sebanyak 300 ribu kali secara serentak di seluruh kabupaten di Indonesia.

Menurut Jazilul, Jember menjadi tempat dimulainya GNM yang akan diikuti jutaan jamaah yang telah terdaftar di seluruh Indonesia.

Inisiator Gerakan Nusantara Mengaji Abdul Muhaimin Iskandar akan membuka Nusantara mengaji dengan membacakan surat Alfatihah. Setelah itu, kemudian diikuti oleh majelis lain di seluruh Indonesia untuk mengaji bersama.

“Beberapa Dewan Penasehat Nusantara Mengaji juga dijadwalkan hadir, salah Satunya KH Ahsin Sakho Muhammad, Sekretaris Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Kementerian Agama,” Kata Jazilul.

Selain di Jember, acara akan juga di gelar di tujuh titik. Yaitu di Masjid Teuku Umar, Banda Aceh yang akan dihadiri oleh Menteri Desa dan dan Transmigrasi Marwan Jafar, sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dijadwalkan akan menghadiri acara Nusantara Mengaji di Pesantren Al Falah, Banjar Baru.

Di Brebes juga acara digelar di Pesantren Salafiyah Luwung Ragi, Bula Kamba yang rencananya dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Telekomunikasi Rudiantara. Di Kudus akan diadakan di Pesantren Tahfizh Yanbu’ul Qur’an di Jalan KH Muhammad Arwani.

Sementara itu, Menteri Pendidikan tinggi Riset dan Teknologi Ristek M Nasir dijadwalkan menghadiri beberapa titik, di antaranya Masjid Nurul Hasanah, Medan pada 8 Mei pukul 10.00 pagi dan di Univeritas Panca Budi pukul 12.00 Medan.

Jazilul yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Alquran Jakarta ini mengajak semua elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan Gerakan Mengaji untuk keberkahan dan keselamatan bangsa.

Menurut Jazilul, ada dua cara perekrutan peserta perhelatan ini, yaitu melalui offline dan online. Perekrutan offline dilakukan oleh seluruh panitia yang sudah terbentuk di 400 kota/kabupaten. Dari perekrutan offline itu ditargetkan mencapai 300 ribu khataman.

Sedangkan perekrutan online bertujuan menjaring seluruh masyarakat yang belum terjangkau oleh panitia di tingkat daerah.

“Jadi 300 ribu kali khatam itu saat ini sudah hampir terpenuhi melalui perekrutan offline. Sedangkan peserta yang mendaftar secara online adalah nilai tambahan bagi kami sehingga kami pastikan Gerakan Nusantara Mengaji akan mengkhatamkan Alquran lebih dari 300 ribu kali. Saat ini peserta yang mendaftar secara online sudah mencapai 30 ribu jamaah,” tutur Jazilul.

Bagi masyarakat yang akan ikut serta agar mendaftarkan diri secara online melalui web resmi Gerakan Nusantara Mengaji yakni www.nusantaramengaji.com.
Share: